HIMNI Rohul Ingatkan Semua Pihak, Jangan Biarkan Provokasi Merusak Kebersamaan

Jurnalwarta.com, Rokan Hulu – Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpancing isu di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Melalui Humas HIMNI Rohul, Lisman, organisasi tersebut menegaskan posisinya sebagai lembaga kemasyarakatan yang tidak memiliki kepentingan dalam persoalan internal pihak manapun, baik di tingkat pemerintahan desa maupun kelompok masyarakat tertentu.

“Kami hadir sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi persaudaraan. Tidak ada niat sedikit pun untuk melakukan intervensi atau memihak kepada salah satu kubu. Semua memiliki hak dan kebebasan dalam menyampaikan aspirasi,” ujar Lisman, Rabu (18/02/2026).

Ia menekankan bahwa HIMNI Rohul berpegang pada prinsip netralitas serta mendukung terciptanya ketertiban dan keamanan bersama. Dalam situasi yang dinamis, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurut Lisman, pihaknya juga memperoleh kabar terkait dugaan mobilisasi massa oleh oknum tertentu. Karena itu, ia mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah dibenturkan. Jangan sampai ada provokasi yang berujung pada tindakan yang melanggar hukum. Apapun persoalannya, mari kita selesaikan dengan kepala dingin dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, HIMNI Rohul mendorong pihak-pihak yang memiliki perbedaan pandangan untuk mengutamakan dialog terbuka dan menghindari langkah-langkah yang berpotensi merugikan masyarakat luas. Peran tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan dinilai penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Sebagai organisasi yang menaungi masyarakat Nias di perantauan, HIMNI Rohul menyatakan komitmennya untuk terus mempererat silaturahmi dan memastikan suasana kebersamaan tetap terjaga.

“Kami titip pesan kepada seluruh pihak agar melindungi dan menjaga masyarakatnya. Jangan sampai ada yang terprovokasi atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kedamaian dan persatuan adalah yang utama,” tutup Lisman. (Des)