Perkuat Pengendalian Inflasi Ramadan, Wabup Rohul Ikuti High Level Meeting TPID Provinsi Riau

jurnalwarta.com, Rokan Hulu – Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., menghadiri High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau yang digelar di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Rabu (11/03/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Riau dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, dan diikuti oleh para kepala daerah se-Provinsi Riau beserta jajaran terkait. Dari Kabupaten Rokan Hulu, Wabup Syafaruddin Poti hadir didampingi Asisten II Setda Rohul Drs. Yusmar, M.Si serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait lainnya.

Dalam arahannya, SF Hariyanto menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi, khususnya setelah rapat yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan di Istana Negara pada 2 Maret 2026 lalu.

Sementara itu, Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti dalam forum tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus melakukan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

“Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu secara rutin melakukan pemantauan kondisi pasar setiap minggu, berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, serta melaksanakan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok selama bulan Ramadan,” ujar Wabup.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan dilakukan secara berkala guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pemantauan stok pangan dilakukan setiap hari. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga sehingga tidak terjadi kelangkaan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Wabup Syafaruddin Poti turut mengusulkan adanya penunjukan daerah tertentu sebagai sentra atau pusat ketersediaan komoditas pangan di tingkat provinsi.

“Misalnya Rokan Hulu ditunjuk sebagai pusat ketersediaan cabai di Provinsi Riau. Maka perlu disiapkan lahan produksi serta target produksi setiap bulannya. Kabupaten lain tetap memiliki program pengembangan cabai, namun lebih sebagai penyangga, sedangkan Rohul menjadi sentralnya,” ungkapnya.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau berharap koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta para pelaku usaha dapat semakin memperkuat upaya pengendalian inflasi, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri tetap tersedia dengan harga yang stabil. (Fan)